Kepahiangnews.com-Rejang Lebong – Komando Distrik Militer (Kodim) 0409/Rejang Lebong terus bergerak cepat mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Hingga awal Mei 2026 ini, tercatat sudah sebanyak 158 gerai yang berhasil dibangun dan tersebar di tiga kabupaten wilayah binaan, yakni Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong.
Dandim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, didampingi Plh Pasiter Kodim 0409/RL Kapten Inf Tasmi Basiroroni, menegaskan bahwa pembangunan gerai ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi desa melalui sistem koperasi modern yang berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat.
“Alhamdulillah, hingga saat ini total sudah ada 158 gerai KDMP yang kita bangun. Rinciannya, 97 titik berada di Kabupaten Rejang Lebong, 33 titik di Kabupaten Kepahiang, dan 28 titik di Kabupaten Lebong. Angka ini akan terus kita tambah hingga mencapai target yang telah ditetapkan,” ungkap Dandim.
Pria yang memimpin satuan kewilayahan ini menjelaskan, visi besar dari program ini adalah agar setiap desa dan kelurahan di wilayah teritorial Kodim 0409/RL memiliki minimal satu gerai KDMP. Kehadirannya diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, pembangunan gerai dilakukan secara masif namun tetap mengedepankan aspek pemberdayaan masyarakat setempat. Berbagai metode diterapkan, mulai dari mekanisme swakelola, penunjukan langsung, hingga sistem padat karya.
“Kita menerapkan pola pembangunan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Baik melalui swakelola maupun padat karya, tujuan utamanya adalah agar warga sekitar bisa terlibat sebagai tenaga kerja. Ini sekaligus membuka peluang lapangan pekerjaan baru dan menggerakkan roda ekonomi sejak tahap pembangunan,” jelas Letkol Inf Agung Lewis Oktorada.
Lebih jauh, Dandim memaparkan bahwa KDMP hadir sebagai solusi modernisasi tata kelola niaga di desa. Koperasi ini nantinya akan berfungsi sebagai agregator ekonomi desa yang vital, tidak hanya melayani kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mendukung ketahanan pangan dan energi di tingkat lokal.
Ke depannya, setiap gerai KDMP akan melayani empat kebutuhan utama masyarakat. Mulai dari penyediaan bahan pokok atau sembako dengan harga terjangkau, distribusi elpiji, kelengkapan sarana pertanian mulai dari alat hingga pupuk, hingga layanan simpan pinjam yang aman dan terpercaya.
“Dengan adanya gerai ini, warga tidak perlu jauh-jauh mencari kebutuhan dasar maupun sarana produksi. Semua ada di satu tempat yang dikelola secara profesional oleh koperasi desa,” pungkasnya.
Program strategis ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak baru bagi perekonomian desa. Selain memudahkan akses masyarakat, kehadiran KDMP juga bertujuan menciptakan ekosistem usaha yang tertata, sehat, dan berkelanjutan demi kesejahteraan bersama.
