KEPAHIANGNEWS.COM – Kembali terjadi kebakaran yang menghebohkan masyarakat Kabupaten Kepahiang. Kali ini terjadi di Desa Pungguk Beringang Kecamatan Ujan Mas. Kebakaran terjadi Selasa Siang (14/23) sekitar pukul 14:00 WIB, yang meluluhlantahkan dua unit rumah warga desa tersebut.
Kebakaran yang terjadi tidak menyisakan harta benda pemilik rumah. Diketahui dua rumah yang terbakar adalah milik Je’ing dan Hamdan mantan Kepala Desa Pungguk Beringang.
Saat kebaran yang menghabiskan rumah semi permanen dan permanen tersebut. Satu rumah dalam keadaan kosong ditinggal ke kebun, dan satu rumah hanya ada se-orang ibu pemilik rumah tersebut. Namun dengan kejadian tidak ada korban jiwa, hanya menghabiskan seluruh harta benda dan rumah.
Diceritakan Nasir salah satu masyarakat desa tersebut. Awal kejadian, api timbul dari rumah bagian atas semi permanen mikik Je’ing dan api semakin membesar yang membuat rumah permanen sebelahnya ikut terbakar.
Melihat adanya api yang membakar kedua rumah, masyarakat desa langsung sigap memberikan bantuan dengan memadamkan api dengan alat seadanya dan air seadanya. Sampai-sampai masyarakat menggali pipa PAM yang ada di desa tersebut, untuk mengambil air dan memadamkan api.
“Melihat dua rumah warga terbakar, kami bersama seluruh warga desa langsung memadamkan api dengan alat seadaanya. Bahkan mengali pipa pam untuk mengambil air, karena air di desa kami sedikit sulit”, ungkap Nasir.
Selain itu juga, Nasir selaku tokoh masyarakat bersama warga desa, sangat mengeluhkan kinerja dari Damkar Kabupaten Kepahiang. Karena saat api sudah padam, dua unit mobil Damkar Kepahiang baru tiba.
“Kami sangat kecewa dengan kinerja Damkar Kepahiang. Saat api besar di satu unit rumah, mobil damkar belum datang. Api sudah padam oleh masyarakat, mobil damkar baru tiba. Jikalau cepat datangnya, mungkin cuma satu rumah saja yang terbakar”, keluhnya Nasir.
Ia menambahkan lagi, kejadian seperti ini sudah sering terjadi. Harapan kami, Damkar Kepahiang cekatan, jangan sampai api sudah padam baru datang dan air di kendaraan mobil Damkar harus terisi jangan cuma sedikit dan menunggu lama untuk memadamkan api. (aa)