KEPAHIANGNEWS.COM – Hujan lebat yang melanda kabupaten kepahiang seharian. Membuat 17 haktar sawah di Desa Pagar Gunung Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang, hancur porak poranda akibat banjir serta dua rumah warga terendam banjir setinggi satu meter. Dengan kejadian tersebut, masyarakat yang rumahnya terendam banjir mengalami kerugian, banyak barang rumah tangga rusak tidak bisa dipakai akibat banjir tersebut. Seperti yang di ungkapkan Ibu Maylaini selaku adik dari korban banjir mengatakan, kejadian sudah dua kali dalam satu minggu. Banjir terjadi karena luapan sungai yang tak tertampung lagi akibat hujan deras seharian, yang berada tak jauh dari rumah warga.
Dengan kejadian tersebut, Maylaini korban kebanjiran mengharapkan, bantuan dari pemerintah atau pun pihak terkait, untuk menanggulangi kejadian tersebut. Sebab sungai yang sering mengalami banjir, tidak ada dinding pembatas dan masuk ke rumah dan sawah warga.
“Banjir sering terjadi jika hujan lebat seharian, karena pembatas sungai tidak ada. jika hujan seharian luapan air tersebut naik dan membanjiri sawah dan rumah warga yang berada tak jauh dari sungai”, ungkap Meylaini.
Ia berharap semoga pemerintah peduli dengan keadaan mereka yang sering terjadi banjir jika hujan seharian. Karena banjir bukan sekali ini saja, sudah sering kali terjadi, jika hujan seharian”, tambah Meylaini.(aa)