News  

Bahas Masalah Pungli, ITWASDA Polda Bengkulu, Berkunjung Ke Kepahiang

KEPAHIANGNEWS.COM – Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Bengkulu, yang bertugas melakukan pengawasan internal di lingkungan kepolisian daerah dan juga bertugas menerima aduan masyarakat yakni dalam bentuk informasi, keluhan, ketidakpuasan dan atau penyimpangan guna mendapatkan penyelesaian dan kepastian hukum. Guna membahas persiapan pencanangan Kabupaten-Kota bebas pungli dan di sambut baik Bupati Hidayatullah Sjahid di ruang kerjanya. Senin (10/01/2022) pagi di ruang kerja Bupati Kepahiang. 

Itwasda Polda Bengkulu Kombes Pol Asep Teddy Nurrasyah, S.IK, MM saat diwawancarai menyampaikan, giatan tersebut dilaksanakan sebagai wujud silaturahmi dan sinergitas dalam hal pembahasan dan menerima saran masukan terhadap rencana kegiatan Unit Pemberantasan Pungli serta pembahasan kegiatan optimalisasi sosialisasi sebagai bentuk pencegahan adanya Pungli. 
“Ya, yang pertama kita silatuharim sama bupati, selain itu dalam jangka pendek kita akan membuat terobosan baru bagai mana Kabupaten Kepahiang ini bebas dari Pungli , bulan maren tanti sudah dicanangkan oleh Bupati mudah-mudahan kegiatan tersebut didukung oleh masyarakat di Kabupaten Kepahiang,” ujar Asep. 
Saat ditanya langkah-langkah apa saja yang akan dilaksanakan agar pungli bisa ditekan.? Lanjut Asep Teddy,  salah satunya berkoordinasi dan sering apa yang harus dipersiapkan, yang paling penging pada awal bulan Pebruari nanti mudahan dikudung oleh seluruh Stekholder, OPD maupun tokoh masyarakat di Kabupaten Kepahiang. 
Sementara itu,  Bupati Kepahiang, Dr. Ir Hidayatullah Sjahid,  MM, IPU,  juga menangapai. “Ya,  kita kedatangan tamu Irwasda Polda Bengkulu dalam rangka menjajaki apakah di Kabupaten Kepahiang sebagai projek atau contoh saber Pungli ini, dalam kesempatan ini kita berharap apa-apa yang digariskan nanti bisa kita persiapkan mudah-mudah di Kepahiang ini bisa dijadikan sebagai contoh saber Pungli,” ujar Hidayat. 
Lanjutnya, sebagai contoh saber Pungli tenti ini tidak mudah, pertama bagai mana disektor perizianan, pelayanan publik, barang dan jasa dan terakhir terkait dengan mutasi ini sangat rawan terjadi pungli ini yang perli didukung Bupati tidak bisa sendiri mengatasi terjadinya pungli perlu kerjasama dari pihak keamanan.(aa).
Exit mobile version