News  

Dugaan Ijazah Palsu/ Sman 1 Kepahiang Optimis Menang

KEPAHIANGNEWS – Sekian lama bergulir pasca laporan dugaan ijazah palsu yang digunakan wabup Kepahiang, Zurdi Nata dalam pencalonannya sebagai wabup Kepahiang direspon pihak SMA Negeri 1 Kepahiang yang merupakan sekolah yang mengeluarkan ijazah pengganti kehilangan dari ijazah Zurdi Nata.
Hadir Saat press release, Kuasa hukum SMAN 1 Hartanto, S.Hi, didampingi Kasek SMAN 1 Kepahiang Andri Haryanto, M.Pd, Wabup Zurdi Nata, S.IP serta beberapa guru kelas diruang aula, Jumat pagi (28/5/2021).
Hartanto sebagai kuasa hukum SMAN 1Kepahiang, menegaskan saat ini kasus tersebut sudah masuk diranah persidangan di PTUN Bengkulu dan kami yakin SMAN 1 Kepahiang mengeluarkan surat sudah melalui prosedur (berdasarkan Peraturan Kemendikbud) karena Zurdi Nata memang lulusan dari SMAN 1 Kepahiang.
“Dalam persidangan kami telah menghadirkan guru, kepala Tata Usaha, teman seangkatan hingga mantan wali kelas Zurdi Nata saat menempuh pendidikan di SMAN 1 Kepahiang, juga bukti otentik lainnya telah disampaikan ” ungkap Hartanto
Seiring berjalannya persidangan di PTUN tambah lawyer nyentrik ini ” Dalam waktu dekat pihaknya akan membuat laporan atas kerugian baik matril maupun non materi pada kliennya secara hukum pidana, perdata di Polda Bengkulu ” tegas Hartanto.
Kasek SMAN 1 Andri Haryanto dalam penyampaiannya tadi menerangkan ” Selaku Kepala Sekolah dan WNI taat kepada hukum dan akan mengikuti proses hukum yang telah berjalan, Semuanya kami serahkan kepada penasehat hukum dalam menelaah terkait persidangan ” ujar Andri.
Zurdi Nata yang saat ini sebagai Wabup Kepahiang menjelaskan “
Merasa geram dengan kasus yang terus bergulir saat kontestasi politik terhadap dirinya mengklaim bahwa laporan ijazah palsu yang menimpa dirinya kental dengan nuansa politik yang ingin menjegal karir politiknya.
“Ini sudah berulang mulai tahun 2004 hingga saat ini, karena ini kental sekali nuansa politik dan ada oknum yang ingin menjegal karir politik dirinya mulai dari saat mencalonkan diri sebagai DPRD hingga saat ini menjadi wabup Kepahiang,” sesal politisi Golkar ini.(AA).
Exit mobile version