<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	 xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>otopsi &#8211; Kepahiang News</title>
	<atom:link href="https://www.kepahiangnews.com/topic/otopsi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.kepahiangnews.com</link>
	<description>News &#38; Entertainment</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Mar 2026 05:29:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.kepahiangnews.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-cropped-Salinan-dari-Kepahiang-News-4-1-32x32.png</url>
	<title>otopsi &#8211; Kepahiang News</title>
	<link>https://www.kepahiangnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ratusan Warga Kepahiang Kibarkan Bendera Kuning, Tuntut Kematian Gita Fitri Ramadi Diuji Secara Transparan</title>
		<link>https://www.kepahiangnews.com/2026/03/ratusan-warga-kepahiang-kibarkan-bendera-kuning-tuntut-kematian-gita-fitri-ramadi-diuji-secara-transparan.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kepahiang News]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 05:29:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepahiang]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[kepahiang]]></category>
		<category><![CDATA[otopsi]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kepahiangnews.com/?p=5592</guid>

					<description><![CDATA[Kepahiangnews.com-Kepahiang &#8211; Gelombang desakan untuk penyelidikan yang terbuka terkait kematian Gita Fitri Ramadi semakin menguat....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kepahiangnews.com-Kepahiang &#8211;</strong> Gelombang desakan untuk penyelidikan yang terbuka terkait kematian Gita Fitri Ramadi semakin menguat. Ribuan warga Desa Batu Bandung, Kecamatan Muara Kemumu, Kabupaten <a href="https://www.kepahiangnews.com/2025/07/dorong-kemajuan-desa-bupati-bersama-wakil-bupati-sekda-dan-ketua-dprd-kepahiang-silahturahmi-ke-kemendes-pdtt.html">Kepahiang</a>, kompak mengibarkan bendera kuning sebagai simbol duka cita sekaligus bentuk seruan agar proses otopsi dilakukan dengan terbuka dan tidak ada fakta yang disembunyikan.</p>
<p>Aksi yang dimulai sejak pagi hari itu menjadikan pemandangan khas di sepanjang jalan desa hingga depan rumah keluarga almarhumah. Warna kuning yang melambai-lambai tidak hanya menyampaikan kedukaan yang masih menyelimuti kampung, tetapi juga kegelisahan mendalam terkait penyebab kematian yang dinilai memiliki banyak sisi yang belum jelas.</p>
<p>&#8220;Transparansi hasil otopsi adalah kunci utama untuk meredam keresahan yang tengah berkembang di masyarakat,&#8221; ujar salah satu perwakilan warga. Mereka berharap proses pemeriksaan dilakukan secara ilmiah, disaksikan langsung oleh pihak keluarga, serta hasilnya diumumkan secara resmi agar tidak menimbulkan asumsi dan kabar bohong yang tidak perlu.</p>
<p>Pihak keluarga almarhumah juga menyampaikan sikap yang sejalan. Mereka menekankan pentingnya proses hukum yang berjalan objektif dan profesional. &#8220;Kami hanya ingin segala sesuatunya jelas. Jangan sampai ada fakta yang disembunyikan, lakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku,&#8221; ucap perwakilan keluarga dengan nada penuh harapan.</p>
<p>Dari pantauan di lokasi, aparat kepolisian telah berjaga untuk memastikan situasi tetap kondusif. Hingga berita ini diterima, suasana di Desa Batu Bandung masih relatif aman meskipun suara tuntutan agar kasus ini dibongkar secara terang-terangan terus terdengar.</p>
<p>Warga menegaskan bahwa aksi pengibaran bendera kuning bukanlah bentuk perlawanan, melainkan simbol kedukaan dan seruan yang tulus agar keadilan dapat ditegakkan dengan jelas dan terbuka. Mereka berharap aparat berwenang segera memberikan kepastian hukum agar polemik yang tengah berkembang tidak semakin meluas.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://www.kepahiangnews.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260303-WA0004-1536x864-1.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Diduga Banyak Kejanggalan, Kematian G-F Warga Batu Bandung Kepahiang Polisi Lakukan Otopsi</title>
		<link>https://www.kepahiangnews.com/2026/03/diduga-banyak-kejanggalan-kematian-g-f-warga-batu-bandung-kepahiang-polisi-lakukan-otopsi.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kepahiang News]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 15:05:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepahiang]]></category>
		<category><![CDATA[kepahiang]]></category>
		<category><![CDATA[otopsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kepahiangnews.com/?p=5588</guid>

					<description><![CDATA[Kepahiangnews.com-Kepahiang – Banyaknya pertanyaan dan dugaan kejanggalan seputar kasus kematian wanita berinisial G-F (warga Desa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kepahiangnews.com-Kepahiang –</strong> Banyaknya pertanyaan dan dugaan kejanggalan seputar kasus kematian wanita berinisial G-F (warga Desa Batu Bandung, Kecamatan Muara Kemumu) yang diduga tersengat aliran listrik di kebun milik M-K di Desa Talang Sawah, Kecamatan <a href="https://www.kepahiangnews.com/2021/09/pasang-jerat-aliri-listrik-warga-bermani-ilir-ditahan.html">Bermani Ilir</a>, akhirnya mendapatkan tanggapan dari pihak kepolisian.</p>
<p>Pemilik kebun M-K telah ditahan oleh Satreskrim Polres <a href="https://www.kepahiangnews.com/2025/07/dorong-kemajuan-desa-bupati-bersama-wakil-bupati-sekda-dan-ketua-dprd-kepahiang-silahturahmi-ke-kemendes-pdtt.html">Kepahiang</a> sejak 9 Februari 2026 lalu. Dalam press release yang dilakukan, Kasat Reskrim <a href="https://www.kepahiangnews.com/2024/01/kurang-dari-24-jam-residivis-pelaku-curanmor-diamankan-tim-elang-jupi-polres-kepahiang.html">Polres Kepahiang</a> Iptu Bintang Yuda Gama, S.Tr.K, S.IK menyampaikan bahwa penyelidikan kasus masih terus berlanjut.</p>
<p>&#8220;Aliran listrik yang dipasang diduga untuk menjerat hama babi, dan penahanan dilakukan karena dugaan kelalaian dari pemilik kebun,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, press release dilakukan guna menjawab keresahan masyarakat serta menjaga transparansi agar tidak muncul dugaan-dugaan yang tidak berdasar. &#8220;Untuk menunjukkan keseriusan kami mengungkap kasus ini, pihak kepolisian akan melakukan otopsi terhadap jenazah almarhumah guna mengungkap kebenaran yang sebenarnya,&#8221; tegasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://www.kepahiangnews.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260302-WA0028.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
