<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	 xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>naga &#8211; Kepahiang News</title>
	<atom:link href="https://www.kepahiangnews.com/tag/naga/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.kepahiangnews.com</link>
	<description>News &#38; Entertainment</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Apr 2026 12:34:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.kepahiangnews.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-cropped-Salinan-dari-Kepahiang-News-4-1-32x32.png</url>
	<title>naga &#8211; Kepahiang News</title>
	<link>https://www.kepahiangnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Paman Penakluk Naga Alias Menantu Gelapkan Uang Martua Rp 4,7 M, Korban Harap Ada Penambahan Tersangka</title>
		<link>https://www.kepahiangnews.com/2026/04/paman-penakluk-naga-alias-menantu-gelapkan-uang-martua-rp-47-m-korban-harap-ada-penambahan-tersangka.html</link>
					<comments>https://www.kepahiangnews.com/2026/04/paman-penakluk-naga-alias-menantu-gelapkan-uang-martua-rp-47-m-korban-harap-ada-penambahan-tersangka.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kepahiang News]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 12:34:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepahiang]]></category>
		<category><![CDATA[kepahiang]]></category>
		<category><![CDATA[naga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kepahiangnews.com/?p=5981</guid>

					<description><![CDATA[Kepahiangnews.com &#8211; Kepahiang – Kasus penggelapan uang yang melibatkan menantu salah satu tokoh masyarakat di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kepahiangnews.com &#8211; <a href="https://www.kepahiangnews.com/2025/07/dorong-kemajuan-desa-bupati-bersama-wakil-bupati-sekda-dan-ketua-dprd-kepahiang-silahturahmi-ke-kemendes-pdtt.html">Kepahiang</a> –</strong> Kasus penggelapan uang yang melibatkan menantu salah satu tokoh masyarakat di Kabupaten Kepahiang kini menjadi sorotan publik. Pelaku berinisial S-F atau A diduga telah menyalahgunakan kepercayaan mertuanya dengan menggelapkan dana hasil usaha penjualan biji kopi hingga mencapai angka fantastis, sementara dana tersebut diduga digunakan untuk gaya hidup mewah dan membiayai hubungan dengan wanita lain.</p>
<p>Diketahui, pelaku sejak menjadi menantu keluarga tersebut tidak memiliki harta atau usaha sendiri. Mertuanya yang merupakan tokoh masyarakat dan pengusaha kopi ternama kemudian memberikan kepercayaan penuh, mulai dari modal usaha hingga wewenang mengelola penjualan biji kopi yang sudah berjalan lama. Bahkan, pelaku juga diberi modal tambahan untuk membeli biji kopi sendiri guna mengembangkan usahanya.</p>
<p>&#8220;Setiap pengiriman barang, dia dapat keuntungan Rp 10 juta rupiah. Dengan modal yang diberikan dan keuntungan itu, seharusnya dia sudah cukup mapan untuk menghidupi istri dan anak yang baru lahir, bahkan lebih dari cukup,&#8221; ujar Neni Putri Darusalam, kakak ipar pelaku, saat diwawancarai.</p>
<p>Namun, alih-alih menjaga amanah, pelaku justru melakukan tindak kriminal dengan menggelapkan uang usaha tersebut. Menurut Neni, ia tidak mengerti apa yang ada di pikiran pelaku hingga berani melakukan hal tersebut.</p>
<p>&#8220;Saya benar-benar tidak tahu isi otaknya apa. Sudah diberi kepercayaan, diberi modal, hidup sudah cukup enak, tapi malah menggelapkan uang orang tua. Uang itu dipakai buat foya-foya dan menghidupi wanitanya yang diduga selingkuhannya,&#8221; tegas Neni.</p>
<p>Sampai saat ini, kerugian yang dialami keluarga mencapai Rp 4,7 miliar rupiah. Namun Neni menegaskan angka tersebut masih bersifat sementara dan akan dihitung kembali secara rinci.</p>
<p>&#8220;Jumlah Rp 4,7 miliar itu baru hitungan sementara, belum final. Masih akan kita hitung lagi kerugian yang sebenarnya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Saat ini, pelaku sudah diamankan dan ditahan di <a href="https://www.kepahiangnews.com/2024/01/kurang-dari-24-jam-residivis-pelaku-curanmor-diamankan-tim-elang-jupi-polres-kepahiang.html">Polres Kepahiang</a> untuk menjalani proses hukum. Neni dan keluarga berharap pihak kepolisian tidak hanya menahan pelaku utama, tetapi juga menangkap semua pihak yang menikmati hasil uang hasil penggelapan tersebut.</p>
<p>&#8220;Keluarga sebenarnya sudah sangat mendukung dan ingin menolong dia. Mungkin ada bujuk rayuan teman-temannya, tapi itu belum bisa dipastikan karena kasus masih didalami. Tapi yang jelas, kami berharap semua yang terlibat dan menikmati uang jerih payah orang tua kami bisa ditangkap semua. Karena aliran dana itu bukan cuma buat foya-foya, tapi dipakai untuk hal lain juga,&#8221; pungkas Neni.</p>
<p>Pihak kepolisian hingga saat ini masih terus melakukan pendalaman kasus untuk mengungkap seluruh jaringan dan aliran dana yang terlibat dalam perkara ini.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kepahiangnews.com/2026/04/paman-penakluk-naga-alias-menantu-gelapkan-uang-martua-rp-47-m-korban-harap-ada-penambahan-tersangka.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://www.kepahiangnews.com/wp-content/uploads/2026/04/Screenshot_20260416_192726.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
