KepahiangNews.com-Lebong – Bukan sekadar berdiri kokoh, sebuah jembatan juga membutuhkan kepedulian agar tetap aman dan bisa digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
Hal inilah yang dilakukan Babinsa Desa Ajai Siang, Serka Dahrul, dengan turun langsung mengecek kondisi Jembatan Beton Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Ajai Siang dengan Desa Tik Sirong, Kabupaten Lebong, Senin (28/09/2026).
Bersama Sekretaris Desa dan anggota Linmas Desa Ajai Siang, Serka Dahrul menyusuri dan memantau kondisi jembatan sekaligus melihat aktivitas kendaraan yang melintas.
Pengecekan tersebut dilakukan bukan tanpa alasan. Jembatan yang menjadi salah satu akses penghubung masyarakat ini perlu dijaga agar tidak cepat mengalami kerusakan, terutama akibat kendaraan yang membawa muatan berlebihan.
Di lapangan, Babinsa turut mengingatkan masyarakat dan pengguna jalan agar menggunakan jembatan sesuai dengan kemampuan konstruksinya.
Sebab, jembatan yang dibangun untuk kepentingan masyarakat bukan hanya harus dijaga oleh pemerintah. Keselamatan dan keberlangsungannya juga sangat bergantung pada kesadaran masyarakat yang setiap hari memanfaatkannya.
Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, mengatakan pemantauan infrastruktur merupakan bagian dari kepedulian Babinsa terhadap keselamatan serta kepentingan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan jembatan harus dirawat dan dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang panjang.
“Menjaga jembatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun TNI, tetapi membutuhkan kesadaran seluruh masyarakat dan pengguna jalan,” ujarnya.
Kehadiran Babinsa bersama perangkat desa di tengah aktivitas masyarakat menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak berhenti ketika sebuah jembatan selesai dibangun.
Ada tanggung jawab bersama untuk menjaganya.
Dengan pemantauan rutin dan kepedulian masyarakat, Jembatan Perintis Garuda diharapkan tetap aman dan kokoh, sekaligus terus menjadi urat nadi yang menghubungkan aktivitas warga Desa Ajai Siang dengan Desa Tik Sirong.
