Musim Kopi Makin Semangat, Jembatan Garuda Permudah Aktivitas Warga Muara Kemumu

Reporter: candra | Editor: candra

Jembatan Garuda Rampung Prekonomian Warga Kemumu Kepahiang Membaik

Musim Kopi Makin Semangat, Jembatan Garuda Permudah Aktivitas Warga Muara Kemumu

 

Kepahiangnews.com-Kepahiang – Penantian panjang masyarakat terhadap perbaikan akses jalan vital yang menghubungkan Talang Air Barus, Talang Air Punggur hingga Desa Batu Bandung, Kecamatan Muara Kemumu, akhirnya terjawab.

Jembatan Garuda yang dibangun oleh Kodim 0409/Rejang Lebong kini telah rampung dan mulai dimanfaatkan oleh masyarakat. Kehadiran jembatan sepanjang 12 meter dengan lebar 4 meter tersebut menjadi angin segar bagi warga yang selama bertahun-tahun harus berjibaku dengan kondisi jembatan yang rusak dan membahayakan.

Akses yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan hingga mobilitas sehari-hari, kini kembali normal. Terlebih saat ini para petani tengah memasuki musim panen kopi yang membutuhkan sarana transportasi yang aman dan memadai.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr. Opsla, melalui Babinsa Desa Batu Bandung, Sertu Atang Sucipto, mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya terkait akses infrastruktur yang sangat vital.

“Jembatan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat di tiga desa tersebut kini telah diperbaiki dan sudah bisa dimanfaatkan. Alhamdulillah, masyarakat sangat senang karena aktivitas mereka menjadi lebih mudah dan aman,” ujar Sertu Atang.

Menurutnya, manfaat jembatan tersebut tidak hanya dirasakan oleh para petani yang mengangkut hasil panen kopi, namun juga oleh para pelajar dan warga yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Selama ini, kondisi jembatan yang rusak kerap membuat warga khawatir saat melintas, terutama ketika hujan turun dan debit air meningkat. Anak-anak yang hendak berangkat sekolah pun harus ekstra hati-hati karena risiko kecelakaan cukup tinggi.

Kini, kekhawatiran itu perlahan sirna. Warga dapat beraktivitas dengan lebih tenang, sementara kendaraan pengangkut hasil pertanian bisa melintas dengan lancar.

“Masuk musim kopi seperti sekarang, masyarakat sangat terbantu. Hasil pertanian lebih mudah diangkut, ekonomi warga ikut bergerak. Anak-anak sekolah juga tidak perlu lagi takut atau panik saat melintasi jembatan,” tambahnya.

Kehadiran Jembatan Garuda tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat pedesaan. Infrastruktur yang layak diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi, memperlancar akses pendidikan, serta meningkatkan kesejahteraan warga di Kecamatan Muara Kemumu.

Warga pun berharap akses yang telah dibangun tersebut dapat terus dirawat bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh generasi mendatang.

Exit mobile version