<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	 xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>rumah warga merigi kebakaran &#8211; Kepahiang News</title>
	<atom:link href="https://www.kepahiangnews.com/topic/rumah-warga-merigi-kebakaran/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.kepahiangnews.com</link>
	<description>News &#38; Entertainment</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Jun 2026 11:41:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.kepahiangnews.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-cropped-Salinan-dari-Kepahiang-News-4-1-32x32.png</url>
	<title>rumah warga merigi kebakaran &#8211; Kepahiang News</title>
	<link>https://www.kepahiangnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rumah Sederhana Ludes Dilalap Api, Muhammadin dan Anaknya Berkebutuhan Khusus Kini Bertahan Dengan Pakaian Dibadan</title>
		<link>https://www.kepahiangnews.com/2026/06/6420.html</link>
					<comments>https://www.kepahiangnews.com/2026/06/6420.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kepahiang News]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 11:38:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepahiang]]></category>
		<category><![CDATA[kepahiang]]></category>
		<category><![CDATA[rumah warga merigi kebakaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kepahiangnews.com/?p=6420</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Kepahiangnews.com-Kepahiang – Musibah kebakaran yang menimpa Muhamadin (70), warga Desa Lubuk Penyamun, Kecamatan Merigi,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Kepahiangnews.com-Kepahiang –</strong> Musibah kebakaran yang menimpa Muhamadin (70), warga Desa Lubuk Penyamun, Kecamatan Merigi, Kabupaten Kepahiang, menyisakan duka mendalam dan mengundang rasa haru masyarakat. Rumah sederhana yang selama ini menjadi tempat berteduh bersama putranya, Budi (30), yang mengalami keterbelakangan mental, ludes dilalap si jago merah pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.</p>
<p>Peristiwa itu terjadi saat Muhamadin sedang berada di kebun. Sementara di rumah hanya ada Budi seorang diri. Beruntung, sang anak berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api yang dengan cepat menghanguskan bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari pelupuh.</p>
<p>Warga yang melihat kebakaran berusaha membantu memadamkan api sekaligus menjemput Muhamadin yang saat itu masih berada di kebun. Namun sesampainya di lokasi, pria lanjut usia tersebut tak kuasa menahan kesedihan.</p>
<p>Tangis dan jeritan histeris pecah saat dirinya melihat rumah yang selama puluhan tahun menjadi tempat berteduh bersama anaknya telah berubah menjadi puing dan abu.</p>
<p>&#8220;Beliau sangat terpukul. Saat sampai di lokasi langsung menangis histeris melihat rumahnya habis terbakar. Tidak ada barang yang bisa diselamatkan,&#8221; ungkap Kepala Desa Lubuk Penyamun Rasmandani.</p>
<p>Akibat kebakaran tersebut, seluruh harta benda milik korban ikut hangus terbakar. Kini, Muhamadin dan Budi hanya memiliki pakaian yang melekat di badan. Bahkan untuk tempat tinggal, keduanya terpaksa menumpang sementara di perumahan SD Negeri 05 Merigi.</p>
<p>Tidak hanya menghanguskan rumah korban, kobaran api juga sempat merembet hingga menyebabkan sebagian dinding rumah tetangga ikut terbakar.</p>
<p>Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Karena saat kejadian pemilik rumah sedang berada di kebun dan hanya anaknya yang memiliki keterbatasan mental berada di rumah.</p>
<p>Menyikapi musibah tersebut, Pemerintah Desa Lubuk Penyamun langsung bergerak untuk membantu korban. Kepala Desa Lubuk Penyamun, Rasmandani, mengatakan pihaknya akan menggalang bantuan dari berbagai pihak guna membantu meringankan beban korban dan membangun kembali rumah yang telah hangus terbakar.</p>
<p>&#8220;Kami sangat prihatin atas musibah yang dialami Pak Muhamadin dan anaknya. Saat ini mereka benar-benar membutuhkan bantuan. Pemerintah desa akan berupaya menggalang bantuan baik berupa dana, material bangunan maupun kebutuhan pokok. Kami juga berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kepahiang, Pemerintah Provinsi Bengkulu, serta para dermawan agar korban bisa kembali memiliki tempat tinggal yang layak,&#8221; ujar Rasmandani.</p>
<p>Musibah yang menimpa Muhamadin menjadi potret pilu perjuangan seorang ayah di usia senja yang harus merawat anak berkebutuhan khusus. Kini, setelah rumah yang menjadi satu-satunya tempat berlindung mereka musnah terbakar, harapan besar tertuju pada kepedulian pemerintah dan masyarakat.</p>
<p>Di tengah keterbatasan yang mereka hadapi, uluran tangan para dermawan menjadi cahaya harapan bagi Muhamadin dan Budi untuk kembali bangkit dari musibah yang merenggut seluruh harta benda mereka dalam sekejap. Saat ini, yang tersisa hanyalah pakaian di badan dan harapan agar ada kepedulian untuk membantu mereka membangun kehidupan dari awal kembali.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kepahiangnews.com/2026/06/6420.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://www.kepahiangnews.com/wp-content/uploads/2026/06/Screenshot_20260612_183056.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
